Hannypoeh's Blog

IKHLAS BHAKTI BINA BANGSA BERBUDI BAWA LAKSANA

MAKALAH PERKEMBANGAN BAHASA

pada Desember 17, 2011

MAKALAH
PERKEMBANGAN BAHASA

DOSEN PEMBIMBING :
SRI KUWATI , S.Pd

NAMA : HANIFAH GANDA UTAMI
KELAS : S1 PGMI IIA
NIM : 10.209160

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NAHDLATUL ULAMA
( STAINU ) KEBUMEN
TAHUN AKADEMIK 2009/2010
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masa bayi atau balita (di bawah lima tahun) adalah masa yang paling signifikan dalam kehidupan manusia. Dan jika diibaratkan seperti pondasi dalam sebuah bangunan, jika pondasinya kokoh maka bangunannyapun akan kuat dan tahan lama,dan sebaliknya jika pondasinya rapuh makabangunannya akan mudah roboh atau rusak.
Pada masa balita ini, manusia pertama kali belajar atau diperkenalkan dengan suasana yang sama sekali “baru”, dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya di dalam kandungan. Selama 3 hari pertama, bayi yang normal masih lebih banyak tidur. Sekitar 80% waktunya dipergunakan untuk tidur, Setelah 2 minggu bayi mulai mampu melakukan berbagai kegiatan tanpa bantuan orang lain, mulai dari berbalik, duduk, merangkak dan lain sebagainya, menjelang usia 7-8 bulan, perasaan atau emosi bayi mulai muncul, walaupun rasio atau pikirannya belum berfungsi sama sekali.
Pada usia 12-14 bulan, bayi mulai mengenal lingkungannya, baik lingkungan fisik ataupun social, Secara bertahap, bayi mulai memahami hubungan antar “kata” dengan apa atau siapa saja yang ada di sekitarnya. Dan untuk itu, bayi mulai memerlukan alat ekspresi yang disebut “bahasa”.
Mulai masa inilah bayi mulai belajar mengenal bahasa dari sekitarnya. Pemerolehan bahasa pada bayi sangatlah bertahap yang di bagi dalam beberapa bagian yang akan bahas dalam makalah ini. Oleh karena itu saya sengaja mengangkat tema yang berkaitan dengan pemerolehan bahasa pada manusia khususnya pada anak-anak yaitu “Perkembangan Bahasa Anak”.
B. Masalah
Dari latar belakang tersebut, dalam makalah ini saya dapat merumuskannya menjadi
beberapa rumusan masalah, yaitu:
1. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa
2. Karakteristik perkembangan bahasa remaja.
3.Fungsi bahasa
4.Bentuk bahasa
5.Tahap perkembangan bahasa
6.Cara mengoptimalkan perkembangan bahasa
7. Gangguan dalam perkembangan bicara
BAB II
ISI
A. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa
Secara rinci dapat diidentifikasi sejumlah faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa, yaitu:
a. Kognisi (Proses Memperoleh Pengetahuan)
Tinggi rendahnya kemampuan kognisi individu akan mempengaruhi cepat lambatnya perkembangan bahasa individu. Ini relevan dengan pembahasan sebelumnya bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara pikiran dengan bahasa seseorang.

b. Pola Komunikasi Dalam Keluarga
Dalam suatu keluarga yang pola komunikasinya banyak arah akan mempercepat perkembangan bahasa keluarganya.

c. Jumlah Anak Atau Jumlah Keluarga
Suatu keluarga yang memiliki banyak anggota keluarga, perkembangan bahasa anak lebih cepat, karena terjadi komunikasi yang bervariasi dibandingkan dengan yang hanya memiliki anak tunggal dan tidak ada anggota lain selain keluarga inti.

d. Posisi Urutan Kelahiran
Perkembangan bahasa anak yang posisi kelahirannya di tengah akan lebih cepat ketimbang anak sulung atau anak bungsu. Hal ini disebabkan anak sulung memiliki arah komunikasi ke bawah saja dan anak bungsu hanya memiliki arah komunikasi ke atas saja.

e. Kedwibahasaan(Pemakaian dua bahasa)
Anak yang dibesarkan dalam keluarga yang menggunakan bahasa lebih dari satu atau lebih bagus dan lebih cepat perkembangan bahasanya ketimbang yang hanya menggunakan satu bahasa saja karena anak terbiasa menggunakan bahasa secara bervariasi. Misalnya, di dalam rumah dia menggunakan bahasa sunda dan di luar rumah dia menggunakan bahasa Indonesia.
Dalam bukunya “Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja” Syamsu Yusuf mengatakan bahwa perkembangan bahasa dipengaruhi oleh 5 faktor, yaitu: faktor kesehatan, intelegensi, statsus sosial ekonomi, jenis kelamin, dan hubungan keluarga.
Karakteristik perkembangan bahasa remaja sesungguhnya didukung oleh perkembangan kognitif yang menurut Jean Piaget telah mencapai tahap operasional formal. Sejalan dengan perkembangan kognitifnya, remaja mulai mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip berpikir formal atau berpikir ilmiah secara baik pada setiap situasi dan telah mengalami peningkatan kemampuan dalam menyusun pola hubungan secara komperhensif, membandingkan secara kritis antara fakta dan asumsi dengan mengurangi penggunaan symbol-simbol dan terminologi konkret dalam mengomunikasikannya.
B. Karakteristik Perkembangan Bahasa Remaja
Bahasa remaja adalah bahasa yang telah berkembang. Anak remaja telah banyak belajar dari lingkungan dan dengan demikian bahasa remaja terbentuk oleh kondisi lingkungan. Lingkungan remaja mencakup lingkungan keluarga, masyarakat, dan khususnya pergaulan teman sebaya dan lingkungan sekolah. Pola bahasa yang dimiliki adalah bahasa yang berkembang di dalam keluarga atau bahasa ibu.
Pengaruh lingkungan yang berbeda antara keluarga, masyarakat, dan skolah dalam perkembangan bahasa akan menyebabkan perbedaan antara anak yang satu dengan yang lain. Hal ini ditunjukkan oleh pemilihan dan penggunaan kosakata sesuai dengan tingkat social keluarganya.
Keluarganya dari masyarakat lapisan berpendidikan rendah atau buta huruf, akan banyak menggunakan bahasa pasar, bahasa sembarangan, dengan istilah-istilah yang “kasar”. Masyarakat terdidik yang pada umumnya memiliki status social lebih baik akan menggunakan istilah-istilah lebih efektif dan umumnya anak-anak remajanya juga berbahasa secara lebih baik.
C.Fungsi Bahasa
1) Untuk menjelaskan keinginan seseorang/individu.
2) Untuk merubah dan mengontrol perilaku dan mempengaruhi lingkungan dan masyarakat serta merubah perilaku orang dwasa.
3) Membantu perkembangan kognitif.
4) Mempercepat interaksi.
5) Mengekspresikan keunikan individu.
D.Bentuk Bahasa
1) lesan
2) tulisan
3) ekspresi isyarat
4) bahasa tubuh
5) ekspresi wajah
6) pantomim
E.Tahap Perkembangan Bahasa
1. Pralinguistik (0-1 tahun)
Anak menangis kemudian berceloteh.
2. Linguistik (1-5 tahun)
Anak usia Tk mengucapkan kata-kata.
3. Tahap ucapan dua kata
4. Tahap pengembangan bahasa
5. Tahap tata bahasa menjelang dewasa
6. Tahap kompetensi lengkap.
Faktor yang Mempengaruhi :
a. kesehatan
b. kecerdasan
c. jenis kelamin
d. faktor keluarga
e. keinginan untuk komunikasi serta hubungan dengan teman sebaya.
F.Cara Mengoptimalkan Perkembangan Bahasa
a) kematangan alat berbicara
b) persiapan mental
c) adanya model yang baik untuk dicontoh yang benar oleh lingkungan.
d) kesempatan untuk berlatih.
e) motivasi untuk belajar(orang dewasa yang ada di sekitarnya).
f) pola asuh yang baik dan gizi.

G. Gangguan dalam Perkembangan Berbicara
Di samping berbapai faktor tersebut terdapat beberapa gangguan yang harus diatasi oleh anak dalam rangka belajar berbicara.Perkembangan berbicara merupakan suatu proses y?ng sangat sulit dan rumit. Terdapat beberapa kendala yang sering kali dialami oleh anak, antara lain:
1) Anak cengeng
Anak yang sering kali menangis dengan berlebihan dapat menimbulkan gangguan pada fisik maupun psikis anak. Dari segi fisik, gangguan tersebut dapai berupa kurangnya energi sehingga secara otomatis dapat menyebabkan kondisi anak tidak fit. Sedangkan gangguan psikis yang muncul adalah perasaan ditolak atau tidak dicintai oleh orang tuanya, atau anggota kcluarga lain. Sedangkan rcaksi sosial tcrhadap tangisan anak biasanya bernada negatif. Oleh karena itu pcranan orang tua sangat penting untuk menanggulangi hal tersebut, salah satu cara untuk mengajarkan komunikasi yang cfcktif bagi anak.

2) Anak sulit memahami isi pembicaraan orang lain
Sering kali anak tidak dapat memahami isi pembicaraan orang tua atau anggota keluarga lain. Hal ini disebabknn kurangnya perbeidaharaan kata pada anak. Di samping itu juga dikarenakan orang tua sering kali berbicara sangat cepat dengan mempergunakan kata-kata yang belum dikenal oleh .anak. Bagi keluarga yang mcnggunakan dua bahasa (bilingual) anak akan. lebih banyak mengalami kesulitan untuk memahami pembicaraan orang tuanya atau saudaranya yang tinggal dalam satu rumah.
Orang tua hendaknya selalu berusaha mencari penyebab kesulitan anak dalam memahami pembicaraan tersebut agar dapat memperbaiki atau membetulkan apabila anak kurang mengerti dan bahkan salah mengintepretasikan suatu pembicaraan.

BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan
Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan beberapa poin, yaitu :
1)) Para ahli psikologi perkembangan mendefinisikan perkembangan bahasa sebagai kemampuan individu dalam menguasai kosa kata, ucapan, gramatikal, dan etika pengucapannya dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan perkembangan umur kronologisnya
2)) Tahapan perkembangan bahasa dapat dibedakan ke dalam 6 tahapan, yaitu
a. Tahap Meraban/pralinguistik (pertama dan kedua)
b. Tahap holofrstik (tahap linguistik pertama)
c. Tahap ucapan dua kata
d. Tahap pengembangan tata bahasa
e. Tahap tata bahasa menjelang dewasa.
f. Tahap kompetensi lengkap.
3)) Ada perbedaan pendapat tentang faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak diantaranya :
a) Aliran nativisme yang menyatakan bahwa berkembangnya bahasa itu ditentukan oleh faktor-faktor bawaan sedangkan
b) Aliran empirisme atau behaviorisme justru berpandangan sebaliknya, yaitu bahwa kemampuan perkembangan berbahasa seseorang tidak ditentukan oleh bawaan sejak lahir melainkan ditentukan oleh proses belajar dari lingkungan.

B. Kritik dan Saran
Penulisan makalah ini tidak luput dari kesalahan dan kekeliruan, oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun demi menyempurnakan makalah ini sangatlah diharapkan.

DAFTAR PUSTAKA
Ali, Mohammad dan Mohammad Asrori, Psikologi Remaja (Perkembangan Peserta Didik), Jakarta; PT. Bumi Aksara, 2004.
Chaer, Abdul, Psikolingustik Kajian Teoretik, Jakarta; Rineka Cipta, 2003.
Davidof, Linda L, Psikologi Suatu Pengantar, Jakarta; Erlangga, 1988.
Henry Guntur Tarigan, Psikolingustik, Bandung; Angkasa, cet-10, 1986.
Jauhari, Muhammad Idris, Generasi Robbi Rodliya (Keluarga Yang Mendapat Rohmah dan Barokah Allah swt), Surabaya; Pustaka Hikmah Perdana, 2005.
Rita L. Akitson, DKK, Pengantar Psikologi, Batam; Interaksara, tanpa tahun.
Yusuf, Syamsu, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Bandung; PT. Rosda Karya, cet-5, 2004.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: